1.1.a.9 Koneksi Antar Materi - Kesimpulan dan refleksi Pemikiran Ki Hajar Dewantara

 

KESIMPULAN DAN REFLEKSI PEMIKIRAN KI HAJAR DEWANTARA

 

Menurut Ki Hajar Dewantara pengajaran adalah penyampaian ilmu sedangkan pendidikan adalah memberi tuntunan terhadap segala kekuatan kodrat anak yaitu kodrat alam dan kodrat zaman. Berdasarkan pemikiran tersebut guru bertindak sebagai pendidik yaitu pamong atau penuntun bagi si anak. Dalam mendidik diterapkan system merdeka bagi si anak yaitu anak bebas mengeksplorasi segala kemampuannya sesuai dengan kodrat alam dan kodrat zamannya. Sebagai guru hendaknya dalam mendidik mengutamakan kepentingan anak yaitu kebahagiaan anak selama menempuh pendidikan. Perasaan bahagia bagi anak tentu akan mempermudah untuk mengembangkan segala kemampuan dan budi pekerti yang dimilikinya. Untuk itu penting bagi guru untuk selalu mengutamakan perasaan anak dan tidak memaksakan kehendak pada anak.

Menurut Ki Hajar dewantara suasana kelas yang efektif bagi si anak yaitu suasana dimana anak tidak merasa ketakutan atau merasa tertekan. Untuk itu penting bagi seorang guru untuk membuat anak senyaman mungkin sebelum pembelajaran berlangsung. Perasaan bahagia yang dimunculkan sebelum memulai pembelajaran akan membuat anak bersemangat dan antusias untuk mengikuti pembelajaran. Hal tersebut tentu sangat sulit mengingat jumlah siswa dalam satu kelas itu banyak jumlahnya sehingga untuk memahami satu per satu karakter atau latar belakang si anak itu sulit. Tantangan yang sangat besar bagi seorang guru untuk menciptakan suasana menyenangkan selama pembelajaran. Untuk memulai pembelajaran dapat dilakukan dengan menceritakan cerita yang memotivasi misalnya cerita perjuangan seseorang atau kesuksesan seseorang. Menyajikan fenomena nyata juga dapat menarik perhatian anak sehingga setelah tertarik harapannya dapat merasa senang dan tidak tertekan selama mengikuti pembelajaran.

Sebelum mendalami materi pada modul 1.1 saya meyakini bahwa siswa adalah kertas putih yang mana guru berperan untuk memberikan gambar dan warna sesuai dengan keinginan guru agar diperoleh gambar yang menarik bagi si guru. Saya sebelumnya percaya bahwa saya selaku guru yang harus menentukan dan mengeksplorasi kemampuan siswa dengan cara apapun dan terkadang memaksakan diri pada siswa tanpa mendengar atau memperhatikan apa yang siswa inginkan.

Setelah mempelajari modul ini saya mulai terbuka bahwa saya bukan raja yang harus diikuti kemauannya oleh siswa, akan tetapi kebalikannya siswa adalah raja yang harus saya layani. Saya sebagai guru bertugas melayani siswa dalam mengembangkan segala kemampuannya. Saya juga berkewajiban untuk meneliti latar belakang atau kodrat alam yang dimiliki oleh setiap siswa. Dengan mengetahui kodrat alam dan kodrat zaman si anak saya berharap menjadi guru yang penuh kasih sayang dan tidak akan pernah memaksakan kehendak pada si anak. Saya berharap menjadi guru yang bisa mendengarkan segala keluhan si anak dan mampu untuk mengerti apapun perilaku yang dilakukan si anak.

Ada hal yang ingin saya terapkan setelah memahami isi dari modul 1.1. Saya ingin dianggap  benar-benar seperti orang tua kandung siswa selama berada di sekolah. Saya berharap dengan anggapan tersebut siswa menjadi terbuka dengan saya akan segala yang mereka rasakan, mereka takutkan dan mereka inginkan tanpa melupakan menanamkan budi pekerti yang baik kepada siswa.

Komentar